Kamis, 03 Januari 2019

Menjelajahi Cagar Budaya Bengkulu

Menjelajahi Cagar Budaya Bengkulu

Hallo, apa kabar liburannya? Pasti dengan cerita yang berbeda-beda, ya kan? Atau mungkin, ada yang liburannya diisi dengan menjelajahi wisata budaya. 

Nah, kali ini saya akan share mengenai beberapa cagar budaya yang ada di Bengkulu. Mana tahu suatu saat teman-teman sedang traveling ke Bengkulu. Dan, kalau sempat, mampirlah ke rumahku, hehe ....  

Terakhir saya ke cagar budaya yang ada di Bengkulu sekitar tahun 2012an, hingga setelah menikah di tahun 2014 sampai sekarang saya belum pernah lagi ke cagar budaya karena ikut suami merantau. Semoga di tahun 2019 ini terwujud untuk bisa mengunjunginya satu persatu. Aamiin. 

Sekilas Tentang Bengkulu 

Bengkulu merupakan sebuah provinsi dengan ibukota Bengkulu, yang mendiami wilayah Indonesia bagian barat daya Pulau Sumatera. Dan, tentunya terkenal dengan berbagai destinasi wisatanya, salah satunya adalah cagar budaya. 

Agar cagar budaya yang ada di Bengkulu tetap terjaga kelestariannya, tentu saja diperlukan strategi matang dalam mengoptimalkan cagar budaya tersebut, agar generasi berikutnya masih bisa mengetahui sejarah panjang terbentuknya cagar budaya, tentunya melalui bangunan bersejarah yang ada. 

Nah, buat teman-teman yang belum familiar dengan Cagar Budaya yang ada di Bengkulu, berikut ulasannya. 

  • 1. Benteng Marlborough. 

Menjelajahi Cagar Budaya Bengkulu

Merupakan sebuah Benteng yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani ini merupakan saksi sejarah peninggalan Inggris di Bengkulu, didirikan tahun 1714-1719 oleh Gubernur Joseph. Tempatnya sangat menarik sebab berada di atas bukit buatan, posisinya menghadap ke arah kota Bengkulu dan memunggungi Samudera Hindia. 

  • 2. Rumah Pengasingan Bung Karno. 

Menjelajahi Cagar Budaya Bengkulu

Sesuai namanya, dulu bangunan tersebut menjadi tempat mantan Presiden Ir. Soekarno diasingkan oleh penjajah, yang kemudian menjadi destinasi populer yang paling ramai dan sukses menarik perhatian pengunjung. Kondisinya masih terawat baik dan asli. Letaknya di Anggut Atas, Bengkulu. 

  • 3. Masjid Jamik Soekarno. 

Menjelajahi Cagar Budaya Bengkulu

Masjid ini cukup terkenal sebab pendirinya Bapak Soekarno. Dibangun saat di pengasingan dulu pada tahun 1940. Desainnya bergaya Eropa dan langsung dirancang sendiri oleh beliau yang telah mengantongi gelar arsitektur. Letaknya tepat di jantung kota Bengkulu, yaitu di Jalan Soeprapto Kelurahan Pengantungan Gading Cempaka Provinsi Bengkulu. 

  • 4. Tugu Thomas Parr. 

Menjelajahi Cagar Budaya Bengkulu

Tugu Thomas Parr merupakan saksi bisu kekejaman penjajahan Inggris sekitar tahun1807. Didirikan untuk memperingati kematian seorang Residen Bengkulu bernama Thomas Parr yang dibunuh orang Bugis, karena tak menyenangi keberadaannya. Lokasinya berada di pusat alun-alun Bengkulu. 

  • 5. Bungker Jepang Bengkulu. 

Menjelajahi Cagar Budaya Bengkulu

Terletak di Pulau Enggano yang merupakan pulau kecil yang mendiami kecamatan Bengkulu Utara provinsi Bengkulu. Pada zaman tersebut Bunker Jepang digunakan sebagai tempat pengintaian, mengantisipasi musuh ketika datang menyerang. Lokasinya ada dua, yaitu di desa Apoho dan desa Malakoni. 

‘’Setengah Abad Bengkulu Emas’’, memang nggak salah jika dicanangkan gubernur Rohidin Mersyah, sebab telah mengalami perubahan di sana. Upaya pemerintah yang gencar meningkatkan pembangunan serta pemeliharan tempat-tempat sejarah, patut diacungi jempol. Semua matang dipersiapkan, tentunya guna menyambut visit 2020 Wonderffull Bengkulu di bidang pariwisata. 

Jadi bila suatu saat teman-teman datang berkunjung ke Bengkulu, dan mengunjungi semua cagar budaya tersebut, tentunya benar-benar sudah menjadi lokasi wisata yang nyaman untuk dikunjungi. Pokoknya benar-benar menarik deh!

Jumat, 14 Desember 2018

Manjakan Lidah Dengan So Good Spicy Chiken Strip


Hallo Moms, bagaimana menunya hari ini? Pernah nggak sih Moms bingung mau masak apaan? Kalau saya pernah. Dan, kadang kala saya nggak sempet masak 😁.

BTW, kalau ngomong soal menu, tentunya soal makanan dan yang terbayang oleh kita adalah makanan lezat nan menggoda selera. Oiya, Moms, beberapa hari lalu saya mencoba sebuah produk keluaran terbaru dari So Good loh, yakni So Good Spicy Chiken Strip

Awalnya sih karena penasaran melihat teman-teman yang sudah nyobain, katanya So Good varian terbaru ini berasa pedas. Saya sempat berpikir, masa iya sih ada yang pedas? Atau jangan-jangan yang dimaksud teman saya itu sambel yang dipakai buat dicocol ke So Good. Namun, setelah saya coba sendiri, ternyata So Good Spicy Chicken Strip ini emang ada rasa pedasnya, padahal saat dimasak saya hanya menggoreng tanpa memberi bumbu apalagi cabai. 




So Good Spicy Chicken Strip. 

Kelezatan dari So Good Spicy Chiken Strip, memang sudah nggak diragukan lagi. Selain cara memasaknya yang praktis, rasa gurih dan enaknya pun teruji. Bahkan, siapapun dapat dengan mudah memasaknya. Cukup digoreng beberapa menit, jadi deh! Dan, nggak hanya itu saja, So Good Spicy Chicken Strip juga bisa dibuat menjadi camilan bersama daun selada dan saus mayones, atau dimakan langsung bersama nasi hangat, sudah sangat nikmat rasa dari So Good Spicy Chiken Strip ini. Kalau saya sih biasanya hanya digoreng biasa karena praktis. 


Informasi Nilai Gizi:

  • Takaran saji : 100 gram
  • Jumlah persajian kemasan : 2.5 
  • Jumlah Energi Persajian 
  • Energi total : 250 kkal 
  • Energi dari lemak : 140 kkal 
  • Kandungan Lemak Total 16 g/24% 
  • Protein 13g/21% 
  • Karbohidrat 15g/4% 
  • Natrium/Sodium 500 mg/33%


Daging ayamnya yang juicy, terasa banget luar biasa enaknya. Tapi apa benar So Good Spicy Chiken Spicy Strip, hanya bisa dimakan atau diolah dengan cara itu saja? Tentu jawabannya tidak dong! Kita bisa membuat olahan sekreatif mungkin, bisa juga kok disatukan terhadap olahan lain, seperti berikut ini! Namanya Burger Roti isi So Good Spicy Chiken Strip. 

Nah, kudapan tersebut yang biasanya berisi daging cincang atau ayam, kita bisa ganti dengan isian So Good Spicy Chiken Strip ya. Cara membuatnya terbilang mudah. Mau tau caranya seperti apa? Yuk, silakan ikuti! 


Burger Roti Isi So Good Spicy Shiken Strip 

Bahan-bahan: 

  • 3 tangkup roti burger 
  • 250 gram So Good Spicy Chiken Strip  
  • Saus mayones no spicy 
  • Saus tomat 
  • Saus sambal bila suka 
  • Daun selada 
  • 3 butir telur 
  • 2 buah tomat 
  • 1 buah mentimun
  • Beberapa lembar daun selada 
  • 3 lembar keju 
  • Mentega dan minyak secukupnya 

Cara membuat: 

  • Panaskan sedikit minyak, lalu buat telur ceplok (sisihkan). 
  • Goreng So Good Spicy Chiken Strip hingga matang, kemudian potong hingga beberapa bagian.  
  • Panggang roti burger dalam mentega yang telah dilelehkan terlebih dahulu, bolak-balik hingga matang sempurna. 
  • Kupas mentimun kemudian iris tipis, begitu juga tomat. 

Cara menyajikan: 

  • Ambil setangkup roti, olesi saus mayones beri beberapa potongan So Good Spicy Chiken Strip.
  • Atur rata bahan lainnya sedemikan rupa sehingga rapi. 
  • Kemudian beri saus tomat dan daun selada. 
  • Selanjutnya olesi lagi dengan saus tomat/sambal, beri potongan tomat, telur ceplok, setelah itu mentimun, kemudian So Good Spicy Chiken Strip, terakhir keju slice. 
  • Tutupkan lagi roti burger di atasnya, olesi dengan saus mayones, saus sambal atau tomat. Sajikan segera! 

Nah, mudah bukan cara membuatnya. Kudapan tersebut juga layak dijadikan bekal pergi ke tempat berkerja, kuliah ataupun ke sekolah bagi si kecil. Hanya saja tak perlu diberi saus sambal ya, sebab So Good Spicy Chiken Strip sudah berasa pedas. Selain itu sudah Halal. 

Jumat, 05 Oktober 2018

Likurai, Pariwisata Indonesia nan Istimewa


Pariwisata, merupakan salah satu yang bisa diwariskan ke anak cucu nantinya, perlu dijaga dan dilestarikan agar mereka dapat menikmati indahnya alam pariwisata. 

Ngomong-ngomong soal Pariwisata, lokasi yang satu ini tentunya nggak kalah menarik, yakni Bukit Fulan Fehan - Nusa Tenggara Timur. Festival yang telah berlangsung sejak tanggal 4 hingga 7 Oktober 2018 ini mengundang kekaguman setiap yang menyaksikannya. Sebab, ada ribuan penari Likurai yang menjadi ikon perhatian masyarakat yang menyaksikannya. Acara tersebut berlangsung tentunya dikarenakan Bukit Fulan Fehan, Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) dipercaya menjadi tuan rumah dalam festival Likurai Timur 2018.

Yang nggak kalah menarik dan membuat warga berbondong-bondong untuk menghadiri acara festival tersebut karena hadirnya Mentri Pariwisata, Bapak Arief Yahya. Pada tahun ini Festival Likurai Timor 2018 masuk dalam agenda pariwisata Nasional, sungguh menjadi pencapaian yang luar biasa dan menggemberikan. Ada beragam kesenian dan budaya yang disajikan dalam rangkaian acara tersebut, salah satunya adalah tari kolosal khas Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). 



Meskipun wilayah tersebut berada di perbatasan, namun festival budaya ini juga melibatkan penari Likurai dari Timor Leste. Dalam kesempatannya, Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik inisiatif dari pemerintah daerah Belu yang menjadikan Festival Likurai tersebut sebagai acara lintas batas. 
 "Kunci untuk menarik Negara tetangga ialah terletak pada seni dan budaya, selain itu juga pada musik dan kulinernya. Orang-orang dari Timor Leste tentu saja dapat mengajukan permohonan visa bebas untuk memasuki Indonesia dan bahkan menggunakan mata uang mereka sendiri untuk berbelanja di sini. Hal lain yang penting adalah bagi pemerintah daerah, gubernur, walikota dan bupati agar dapat berkomitmen untuk menjaga akses, akomodasi dan ketertarikan di wilayahnya," ujar Menpar Arief Yahya, pada Selasa, 2 Oktober 2018. 

Pesona Festival Likurai. 

Festival Likurai merupakan pesta tarian perang yang berasal dari masyarakat pulau Timor, khususnya mereka yang tinggal di Kabupaten Belu. 

Tarian tersebut pada hakikatnya menggambarkan pertarungan penduduk setempat untuk mengusir penjajah selama masa penjajahan. Dalam hal ini, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu menyampaikan jika festival ini digelar persis di perbatasan Indonesia dan Timor Leste. 

Pada acara puncak kegiatan Festival Fulan Fehan, turut juga menampilkan ribuan penari Likurai di obyek wisata alam Fulan Fehan yang berlokasi di lembah, tepatnya di kaki Gunung Lakaan. 
 "Itu tentu sesuatu yang membanggakan buat kita. Bahwa seni budaya NTT khususnya tarian Likurai, masuk dalam agenda pariwisata Nasional," ujar Marius. 

Ia juga mengatakan jika Festival Likurai Timor 2018 diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan seni dan budaya tradisional Indonesia. Selain itu, untuk mendorong pariwisata daerah Kabupaten Belu. Pada tahun lalu, ada sebanyak 6.000 penari melakukan tarian Likurai di Bukit Fulan Fehan dan berhasil memecahkan rekor MURI untuk jumlah penari tradisional terbanyak. Tentunya menjadi kebangaan tersendiri bagi masyarakat NTT dan sekitarnya. Dan, untuk tahun ini rekor tersebut akan dipecahkan sendiri. 
 "Prestasi tersebut mampu mengangkat seni dan budaya tradisional Indonesia dan layak disaksikan oleh wisatawan. Tahun ini penarinya disiapkan lebih banyak lagi," terangnya lagi. 

 Sekadar informasi, jika Tarian Likurai ini pertama kali dilakukan untuk menyambut pahlawan desa yang pulang dari perang. Dimana pada berabad-abad yang lalu, ada tradisi pemancungan musuh di Belu. Dan, tarian tersebut hanya akan dilakukan untuk merayakan kemenangan mereka. Selain itu, Tarian Likurai ini juga dimaksudkan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dan kebahagiaan mereka karena pahlawan mereka pulang dengan selamat. 

Sejak Hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia, tradisi pemancungan tersebut ditiadakan. Akan tetapi, penduduk desa Belu tetap melestarikan tarian Likurai dan melakukannya dalam rangka untuk menyambut tamu mereka. Hingga saat ini, Tarian Likurai sering dilakukan saat menyambut para tamu VIP, selama upacara adat atau selama festival budaya. Yang mana tarian ini biasanya dilakukan oleh penari pria dengan pedang, sedangkan penari wanita akan menggunakan tihar atau drum kecil. 



PLT Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemepar Ni Wayan Giri Adnyani menyampaikan, jika event Nasional ini akan meningkatkan pariwisata dan ekonomi kreatif NTT. Selain itu, budayanya juga diperkenalkan kepada publik nasional dan internasional. 
 "Ini kesempatan kita untuk menunjukkan kepada dunia, bahwa kita sangat mampu menggelar sejumlah kegiatan akbar di perbatasan. Dan tentu saja dengan festival seperti ini akan membuat perekonomian masyarakat sekitar juga turut bergerak" ujar Giri didampingi Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional III Ricky Fauzi. 
 Giri melanjutkan, jika pariwisata juga sebagai pintu masuk untuk dapat membuat para investor agar menanamkan modal di NTT. 
"Sudah terbukti dengan banyaknya investor yang telah menanamkan modalnya di NTT. Ini harus terus dikembangkan karena perbatasan adalah peluang besar mendatangkan wisman," pungkasnya. 

Bagaimana? Sudah mupeng buat ke Festival Likurai Timor?? Siap-siap aja mulai dari sekarang agar pada festival berikutnya bisa ajak seluruh keluarga tercinta!

Sumber Foto: ist. 

Sabtu, 18 Agustus 2018

Gulai Bawal Jengkol.


Ngomong soal makanan, pastinya takkan habis untuk dituangkan ke dalam tulisan, beragam masakan hasil berekaperimen di dapur setiap harinya tentu saja dapat dituangkan ke dalam tulisan. Kali ini, saya akan berbagi resep memasak ikan Bawal dicampur jengkol. 

Oiya, ngomong-ngomong soal jengkol, pasti deh ada sebagian yang tidak menyukai buah yang identik dengan bau menyengatnya ini. Bahkan saking menyengatnya, beberapa orang lebih memilih untuk tidak mengkonsumsinya. Padahal, berdasarkan hasil beberapa penelitian membongkar sebuah fakta mengenai jengkol, ternyata jengkol ini mengandung fosfor dan kalsium yang dapat mencegah osteoporosis atau kerapuhan pada tulang. Selain itu, manfaat lainnya dari mengkonsumsi jengkol yakni sebagai antioksidan untuk mencegah berbagai macam penyakit. Tuh kan, ternyata bagus buat dikonsumsi, asal jangan terlalu banyak, sebab pernah ada kejadian keracunanan jengkol, dimana hal itu pernah dialami oleh adik teman saya.



Yuk, langsung kita sulap menjadi gulai yang menggugah selera. Untuk jengkol, sebelum menjadi bahan campuran, biasanya jengkol saya rebus terlebih dulu, dengan tujuan agar jengkol menjadi lebih lunak. Apalagi jika jengkolnya buat disambal, tentunya agar tidak keras, saya rebus terlebih dulu dong jengkolnya. 

Bawal Gulai Jengkol.

Bahan:

  • Ikan Bawal 4 ekor, potong dua dan cuci bersih.
  • Jengkol seperempat, cuci lalu rebus.

Bumbu:

  • Cabai merah 20 biji atau sesuai selera.
  • Satu ruas jari laos.
  • Setengah ruas jari kunyit.
  • Satu ruas jari jahe.
  • 6 siung bawang merah, iris.
  • Daun salam 2 lembar.
  • Daun jeruk 2 lembar.
  • Santan instan 65 ml.
  • Minyak goreng 5 sendok makan. (semua bumbu digiling kecuali bawang merah, daun salam, daun jeruk dan minyak goreng)
  • Air 500 ml.

Cara Memasak:

  • Goreng bawang merah, lalu masukkan semua bumbu halus, tumis hingga harum.
  • Masukkan ikan Bawal, diamkan hingga beberapa menit atau kira-kira bumbu meresap.
  • Masukkan air dan jengkol yang sebelumnya sudah direbus dan dibuang kulitnya.
  • Masak hingga matang.


Daaaan, taraaaa! Masakan sudah siap dihidangkan dan selamat menikmati bersama keluarga tercinta.

Warning! Jangan lupa masak nasinya yang banyak, sebab Ikan Bawal Gulai Jengkol ini bisa menyebabkan selera makan yang berlebihan, apalagi kalau makannya bareng-bareng satu keluarga besar, jangan sampai lagi enak makan eh nasinya kuran, wkwkwkw.

Kamis, 05 Juli 2018

So Good Gulung Mie Kemiri

So Good Gulung Mie Kemiri

Balik lagi ke makan-makan nih! Hayooo, siapa yang nggak suka makan? Pasti pada suka dong, sebab makan merupakan kebutuhan yang harus terpenuhi. Kalau soal makan, tentunya saya ingin menyajikan makanan yang bukan hanya enak, akan tetapi juga mengandung nilai gizi dan juga halal, apalagi produk tersebut merupakan produk siap masak. Dan, saya percayakan pada So Good sebagai produk siap masak pilihan yang aman dan halal untuk sajian lezat keluarga.

Mengapa Saya Memilih So Good?

Mungkin diantara mamah-mamah ada yang bertanya seperti itu? Ok! For Your Information! Begini loh, Mah. Sebagai seorang ibu, tentunya kita ingin menyajikan makanan yang bukan hanya sekadar enak saja, namun juga bisa memenuhi akan kebutuhan protein, nutrisi serta mencukupi kebutuhan seimbang keluarga.

Nah, bahan makanan yang memenuhi standar tersebut, ternyata ada pada So Good, sebab So Good diolah dari bahan-bahan berkualitas terbaik serta diproses dengan teknologi tinggi untuk memastikan rasa yang enak, serta kualitas gizi protein yang tetap terjaga utuh meskipun saat penghidangan. Tidak hanya itu saja, Mah, So Good juga selalu berinovasi untuk menghasilkan produk daging serta daging olahan yang berkualitas baik sejak berdirinya di tahun 1999, hmm... Udah memasuki usia ke-19 tahun, ibaratnya sudah memasuki usia remaja.

Meskipun produk So Good dikemas praktis, namun kehigienisannya tetap dijaga dengan meminimalisir kontaminasi. Selain itu, produk So Good juga melewati proses pemasakan hingga suhu 170° C selama tidak kurang dari 3 menit, kemudian langsung dibekukan cepat dengan menggunakan teknologi IQF untuk menjamin kelezatan, kesegaran serta nutrisi kandungan produknya.



Info tambahan! PT. So Good Food juga telah meluncurkan kemasan dengan logo baru untuk memperkuat brand image bahwa So Good adalah merek untuk produk yang berkualitas. Produk So Good ini terdiri dari So Good siap olah dan siap masak yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Mamah dan keluarga tercinta. 

Bagaimana, Mah? Sudah jelas bukan, mengapa saya memilih produk So Good untuk keluarga? Dan, berikut adalah hasil eksekusi saya😊. Seperti biasa, masakan kali ini saya tetap menggunakan Kemiri. Pasti Mamah-mamah ada yang bertanya-tanya, mengapa tiap masakan yang saya buat, selalu saya menambahkan Kemiri? Alasannya karena, setiap kali saya masak dengan menambahkan Kemiri, rasanya akan berbeda dengan masakan saya tanpa Kemiri. Masih belum percaya? Langsung aja kita ke tahap proses pengolahannya. Nanti Mamah bisa praktek dan mencoba sendiri membuatnya di rumah. Yuk, Mah! 


So Good Gulung Mie Kemiri

Bahan:

  • 1 Pcs So Good Premium Chicken Stick.
  • 1 Bungkus Mie Kuning.
  • 2 Sdm minyak goreng untuk menumis.

Bumbu:

  • 2 Buah kemiri.
  • 2 Siung Bawang merah dan putih.
  • 2 Lembar daun jeruk.
  • Garam secukupnya.
(Semua bumbu digiling halus, kecuali daun jeruk)

Pelengkap:

Saos tomat.
Mayonaise.

Cara Membuat:

  1. Panaskan air kemudian masukkan mie kuning. Cukup sebentar saja agar mie tidak hancur/ terlalu lembek.
  2. Tumis bawang merah, putih, daun jeruk, kemudian masukkan kemiri dan garam secukupnya hingga harum. Masukkan mie kuning, ratakan bumbu lalu angkat. Dinginkan.
  3. Atur beberapa lembar mie kemudian gulungkan ke So Good Premium Chicken Stick.
  4. Panaskan minyak, lalu goreng hingga mie cukup kering/ kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.
  5. Susun So Good Gulung Mie tadi ke piring ceper.
  6. Sajikan dengan saus dan mayonaise (tergantung selera masing-masing).

Bagaimana, Mah? Mudah dan praktis bukan? Dijamin anak-anak dan anggota keluarga suka 😉.