Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Agustus 2018

Gulai Bawal Jengkol.


Ngomong soal makanan, pastinya takkan habis untuk dituangkan ke dalam tulisan, beragam masakan hasil berekaperimen di dapur setiap harinya tentu saja dapat dituangkan ke dalam tulisan. Kali ini, saya akan berbagi resep memasak ikan Bawal dicampur jengkol. 

Oiya, ngomong-ngomong soal jengkol, pasti deh ada sebagian yang tidak menyukai buah yang identik dengan bau menyengatnya ini. Bahkan saking menyengatnya, beberapa orang lebih memilih untuk tidak mengkonsumsinya. Padahal, berdasarkan hasil beberapa penelitian membongkar sebuah fakta mengenai jengkol, ternyata jengkol ini mengandung fosfor dan kalsium yang dapat mencegah osteoporosis atau kerapuhan pada tulang. Selain itu, manfaat lainnya dari mengkonsumsi jengkol yakni sebagai antioksidan untuk mencegah berbagai macam penyakit. Tuh kan, ternyata bagus buat dikonsumsi, asal jangan terlalu banyak, sebab pernah ada kejadian keracunanan jengkol, dimana hal itu pernah dialami oleh adik teman saya.



Yuk, langsung kita sulap menjadi gulai yang menggugah selera. Untuk jengkol, sebelum menjadi bahan campuran, biasanya jengkol saya rebus terlebih dulu, dengan tujuan agar jengkol menjadi lebih lunak. Apalagi jika jengkolnya buat disambal, tentunya agar tidak keras, saya rebus terlebih dulu dong jengkolnya. 

Bawal Gulai Jengkol.

Bahan:

  • Ikan Bawal 4 ekor, potong dua dan cuci bersih.
  • Jengkol seperempat, cuci lalu rebus.

Bumbu:

  • Cabai merah 20 biji atau sesuai selera.
  • Satu ruas jari laos.
  • Setengah ruas jari kunyit.
  • Satu ruas jari jahe.
  • 6 siung bawang merah, iris.
  • Daun salam 2 lembar.
  • Daun jeruk 2 lembar.
  • Santan instan 65 ml.
  • Minyak goreng 5 sendok makan. (semua bumbu digiling kecuali bawang merah, daun salam, daun jeruk dan minyak goreng)
  • Air 500 ml.

Cara Memasak:

  • Goreng bawang merah, lalu masukkan semua bumbu halus, tumis hingga harum.
  • Masukkan ikan Bawal, diamkan hingga beberapa menit atau kira-kira bumbu meresap.
  • Masukkan air dan jengkol yang sebelumnya sudah direbus dan dibuang kulitnya.
  • Masak hingga matang.


Daaaan, taraaaa! Masakan sudah siap dihidangkan dan selamat menikmati bersama keluarga tercinta.

Warning! Jangan lupa masak nasinya yang banyak, sebab Ikan Bawal Gulai Jengkol ini bisa menyebabkan selera makan yang berlebihan, apalagi kalau makannya bareng-bareng satu keluarga besar, jangan sampai lagi enak makan eh nasinya kuran, wkwkwkw.

Kamis, 05 Juli 2018

So Good Gulung Mie Kemiri

So Good Gulung Mie Kemiri

Balik lagi ke makan-makan nih! Hayooo, siapa yang nggak suka makan? Pasti pada suka dong, sebab makan merupakan kebutuhan yang harus terpenuhi. Kalau soal makan, tentunya saya ingin menyajikan makanan yang bukan hanya enak, akan tetapi juga mengandung nilai gizi dan juga halal, apalagi produk tersebut merupakan produk siap masak. Dan, saya percayakan pada So Good sebagai produk siap masak pilihan yang aman dan halal untuk sajian lezat keluarga.

Mengapa Saya Memilih So Good?

Mungkin diantara mamah-mamah ada yang bertanya seperti itu? Ok! For Your Information! Begini loh, Mah. Sebagai seorang ibu, tentunya kita ingin menyajikan makanan yang bukan hanya sekadar enak saja, namun juga bisa memenuhi akan kebutuhan protein, nutrisi serta mencukupi kebutuhan seimbang keluarga.

Nah, bahan makanan yang memenuhi standar tersebut, ternyata ada pada So Good, sebab So Good diolah dari bahan-bahan berkualitas terbaik serta diproses dengan teknologi tinggi untuk memastikan rasa yang enak, serta kualitas gizi protein yang tetap terjaga utuh meskipun saat penghidangan. Tidak hanya itu saja, Mah, So Good juga selalu berinovasi untuk menghasilkan produk daging serta daging olahan yang berkualitas baik sejak berdirinya di tahun 1999, hmm... Udah memasuki usia ke-19 tahun, ibaratnya sudah memasuki usia remaja.

Meskipun produk So Good dikemas praktis, namun kehigienisannya tetap dijaga dengan meminimalisir kontaminasi. Selain itu, produk So Good juga melewati proses pemasakan hingga suhu 170° C selama tidak kurang dari 3 menit, kemudian langsung dibekukan cepat dengan menggunakan teknologi IQF untuk menjamin kelezatan, kesegaran serta nutrisi kandungan produknya.



Info tambahan! PT. So Good Food juga telah meluncurkan kemasan dengan logo baru untuk memperkuat brand image bahwa So Good adalah merek untuk produk yang berkualitas. Produk So Good ini terdiri dari So Good siap olah dan siap masak yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Mamah dan keluarga tercinta. 

Bagaimana, Mah? Sudah jelas bukan, mengapa saya memilih produk So Good untuk keluarga? Dan, berikut adalah hasil eksekusi saya😊. Seperti biasa, masakan kali ini saya tetap menggunakan Kemiri. Pasti Mamah-mamah ada yang bertanya-tanya, mengapa tiap masakan yang saya buat, selalu saya menambahkan Kemiri? Alasannya karena, setiap kali saya masak dengan menambahkan Kemiri, rasanya akan berbeda dengan masakan saya tanpa Kemiri. Masih belum percaya? Langsung aja kita ke tahap proses pengolahannya. Nanti Mamah bisa praktek dan mencoba sendiri membuatnya di rumah. Yuk, Mah! 


So Good Gulung Mie Kemiri

Bahan:

  • 1 Pcs So Good Premium Chicken Stick.
  • 1 Bungkus Mie Kuning.
  • 2 Sdm minyak goreng untuk menumis.

Bumbu:

  • 2 Buah kemiri.
  • 2 Siung Bawang merah dan putih.
  • 2 Lembar daun jeruk.
  • Garam secukupnya.
(Semua bumbu digiling halus, kecuali daun jeruk)

Pelengkap:

Saos tomat.
Mayonaise.

Cara Membuat:

  1. Panaskan air kemudian masukkan mie kuning. Cukup sebentar saja agar mie tidak hancur/ terlalu lembek.
  2. Tumis bawang merah, putih, daun jeruk, kemudian masukkan kemiri dan garam secukupnya hingga harum. Masukkan mie kuning, ratakan bumbu lalu angkat. Dinginkan.
  3. Atur beberapa lembar mie kemudian gulungkan ke So Good Premium Chicken Stick.
  4. Panaskan minyak, lalu goreng hingga mie cukup kering/ kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.
  5. Susun So Good Gulung Mie tadi ke piring ceper.
  6. Sajikan dengan saus dan mayonaise (tergantung selera masing-masing).

Bagaimana, Mah? Mudah dan praktis bukan? Dijamin anak-anak dan anggota keluarga suka πŸ˜‰.

Selasa, 03 Juli 2018

Tenggiri Asam Pedas Kemiri

 
Kalau ngomong soal makanan, yakin deh nggak bakal habis-habisnya. Ada saja yang bisa dimasak dan dikreasikan, meskipun dengan bahan seadanya dan apa adanya 😁.

Nah, kebetulan di kulkas adanya Ikan Tenggiri sama buah labu. Langsung deh eksekusi. Maklum, perut sudah mulai meronta pengen diisi segera. Tidak hanya soal bahan, bumbu pun saya sering menggunakan bumbu seadanya, apa yang ada di rumah. Soalnya kalau mau beli, kadang sudah nggak keburu, apalagi kalau warung penjual sayur rada jauh. Nah, ini adalah masakan hasil eksekusi saya kemarin. Semoga suka ya, πŸ˜‰.

Tenggiri Asam Pedas Kemiri

Bahan:

  • 1 Ekor ikan Tenggiri, potong dan bersihkan. Lalu beri perasan air jeruk nipis.
  • 1 buah labu sayur, potong kecil, cuci bersih.


Bumbu:

  • 10 biji cabai merah keriting (sesuai selera aja), giling.
  • 5 siung bawang merah, iris.
  • 2 siung bawang putih, iris.
  • 3 butir kemiri, giling halus.
  • 1 ruas laos, cuci & geprek.
  • 1 buah serai, ambil bagian putihnya, iris.
  • 3 daun jeruk.
  • 5-6 sdm minyak goreng untuk menumis.
  • Asam kandis secukupnya.
  • Air 500 ml.
  • Garam secukupnya.


Cara Memasak:

  1. Panaskan minyak, lalu goreng bawang merah dan putih.
  2. Masukkan cabai giling, dan semua bumbu lainnya. Masak hingga harum.
  3. Lalu masukkan ikan dan labu, lalu tambahkan air. Aduk perlahan. Jangan lupa masukin garamnya yaπŸ˜‰.
  4. Masak hingga labu agak lunak, kemudian kecilkan api. Tunggu hingga air sedikit menyusut agar kuah sedikit lebih kental.
  5. Masakan siap dihidangkan dan dinikmati bersama keluarga.


Buat menambah semarak saat makan, bisa juga sedia rebusan sayur atau lalapan. Kalau soal lalapan, biasanya saya sediakan mentimun atau petaiπŸ˜‚. Nah, kalau mamah-mamah, dimasak apa aja nih kalau hanya punya ikan dan bumbu seadanya di rumah? 

Kamis, 02 Februari 2017

Agar Nutrijel Cokelat




Kita pasti pernah membuat atau mungkin menikmati olahan semacam agar-agar, nutrijel atau yang sering disebut dengan puding.

Sebelum saya memberikan resep 'Agar Nutrijel Cokelat' sebelumnya saya mau bercerita sedikit tentang Agar-agar dan Nutrijel.

Dulu, dulu sekali ketika saya hanya mengenal agar-agar. Saya suka memasaknya dengan mencampurkan santan. Akan tetapi, jika tak memakai santan rasanya pun kurang nikmat. Dan tentu saja bentuknya seperti pecahan kaca, rada keras. Lalu, seiring perkembangan zaman datanglah anggota baru sebangsa Agar-agar, namanya Nutrijel. Awal saya kenal nutrijel saat adik sepupu memasaknya.

"Seperti ingus ya, Kak?" katanya waktu itu saat akan meletakkan potongan nutrijel yang sudah matang ke dalam piring.

Lalu, apa hubungannya dengan bahasan saya saat ini? Tentu ada donk. Di sini saya akan mengawinkan antara si keras Agar dan si lembut Nutrijel. Dan, hasilnya! Waw, muantap!
Berikut bahan dan cara membuatnya:

Bahan:
 1 bungkus agar-agar colelat.
 1 bungkus nutrijel varian cokelat
3 potong gula merah ukuran kecil
Garam sedikit saja
Gula putih secukupnya jika kurang manis
Kelapa parut setengah biji
Air 7 setengah gelas (gelas  berukuran kecil)

Cara Membuat:
1. Tuangkan bubuk agar-agar dan nutrijel ke dalam dandang berukuran kecil (secukupnya ).

2. Peras kelapa parut dengan empat gelas air, masukkan ke dalam dandang. Aduk rata agar tak menggumpal dengan bubuk tadi.

3. Panaskan sebentar sisa air (3 setengah gelas) bersamaan dengan gula merah. Saring.

4. Masukkan air gula merah ke dalam dandang tambahkan garam sedikit. Jika saat dicicip kurang manis, tambahkan gula putih secukupnya atau sesuai selera.

5. Masaklah hingga matang dengan api cukup besar, ketika mulai mendidih gunakan api sedang.

6. Setelah masak, masukkan ke dalam loyang atau cetakan kue yang diinginkan.

Nb: Gula merah dicair dan disaring agar bersih. Jika tak suka menggunakan gula merah dapat memakai gula putih saja (Tergantung selera). Menggunakan sedikit garam agar rasanya lebih enak dan gurih (Emang kerupuk :D ). Teknik perapian juga menentukan rasa dari masakan itu.


Selamat Mencoba!

Rabu, 18 Januari 2017

Pendap Ikan Kakap.



         Orang Bengkulu atau pun yang pernah berkunjung ke Bengkulu tentunya sudah tak asing dengan makanan bernama pendap. Pendap merupakan salah satu makanan khas Bengkulu yang enak disantap bersama nasi. Panganganan ini hampir sama dengan ikan pais, namun pendap sebelum dibungkus dengan daun pisang terlebih dahulu dibungkus daun talas, sedangkan ikan pais tidak. Bumbunya pun lebih terasa gurih-gurih pedas. 

          Ketika pulang ke Bengkulu, rasanya badan belumlah sampai di sana jika belum melahap pendap ikan kakap. Bumbunya yang pecah di lidah, membuat selera makan bertambah. Sebenarnya, membuat pendap tak terlalu sulit, cukup sediakan bahan-bahan sebagai berikut: Ikan (Untuk jenis ikan, yang biasa dipakai ikan kakap, ikan gelamo atau ikan guli yang teskturnya lembut dan bertulang sedikit), kelapa muda, asam, laos, kunyit, ketumbar, bawang merah dan putih, kemiri, daun talas dan daun pisang sebagai pembungkus. Langkah proses pembuatannya pun tidak rumit, ikan dibersihkan terlebih dulu, agar aroma amisnya hilang bisa disiram ikan dengan air perasan jeruk nipis, selanjutnya  giling semua bumbu hingga halus lalu masukkan kelapa muda yang sudah diparut kegilingan bumbu. Lumuri ikan dengan bumbu lalu bungkus  menggunakan daun keladi/ talas, selanjutnya dibungkus lagi menggunakan daun pisang, ikat, agar isi tak keluar saat proses perebusan. Terakhir masukkan belimbing wuluh (Boleh ganti dengan asam kandis. Beri garam secukupnya. Lalu, rebus hingga matang.

Selamat Mencoba!

Nb: Pendap direbus bersama belimbing wuluh agar tidak gatal saat disantap, karena daun keladi/ talas bisa menyebabkan gatal tenggorokan jika tak pandai mengolahnya.

#NulisSerempak
#BloggerBengkulu
#KulinerKhasBengkulu