Senin, 06 April 2020

Kue Lepat Binti Kurma


Halo sobat pecinta makanan, kali ini Saya mau share resep Kue Lepat Binti Kurma. Saya yakin dimana pun pasti tau mengenai lepat, dan setiap daerah pun penyebutannya berbeda-beda. Nah, kalau yang Saya buat ini adalah kue yang sering Ibu ajarkan. Jadi, dari kecil Saya tuh suka banget bereksperimen dengan masakan. Gagal? Pernah, bahkan pernah sampai gosong hingga bantet 😅. Tapi itulah yang namanya berproses. Hingga lama-kelamaan hobi memasak tersebut sampai sekarang. 

Mencoba membuat berbagai camilan, dari yang berat-berat seperti brownis sampai hanya membuat singkong renyah, pokoknya oprek-oprek dapur deh!😅 Nah, kali ini Saya membuat Kue Lepat Binti yang merupakan salah satu kue dari Bengkulu. Kalau kata Ibu, Binti itu artinya inti/ isi. Dan, tentunya menggunakan Kurma sebagai pengganti manis gula. Sebagaimana yang kita ketahui, jika mengkonsumsi kurma baik untuk tubuh, karena mengandung berbagai manfaat sebagaimana yang Saya kutip dari doktersehatdotcom, diantaranya:
  • Dapat Meningkatkan Kesehatan Pencernaan
Kalau pencernaan mulai terasa terganggu, coba deh makan Kurma. Karena serat serat tidak larut dan larut yang ditemukan pada Kurma, ternyata dapat membantu membersihkan sistem pencernaan kita, sehingga dapat mengurangi risiko kanker usus besar, wasir bahkan kolitis. 
  • Dapat Meningkatkan Kesehatan Jantung 
  • Dapat Mengurangi Tenakan Darah
  • Dapat Mengurangi Risiko Stroke. 
  • Baik Untuk Kehamilan.
  • Dapat Meningkatkan Kesehatan Otak. Dan, masih banyak manfaat lainnya. 

Okey, itulah penjelasan singkat mengenai manfaat konsumsi buah Kurma. Next, lanjut ke proses membuat Lepat Binti-nya. Kalau biasanya untuk isian inti Saya menggunakan gula, kali ini Saya berkreasi dengan menggunakan Kurma Hijra, itu karena Kurma Hijra lebih higeinis sebab kemasannya diwrap langsung dari Tunisia. Sehingga, tubuh tetap sehat karena menggunakan manis alami dari buah kurma 😍. 


Kue Lepat Binti Kurma

Bahan Lepat: 


500gram Tepung Ketan Putih 
Garam secukupnya 
Air secukupnya 
Siapkan daun pisang yang sudah dilayu dan dibuang pangkalnya yang keras. 

Untuk Bahan Isian: 


½ bagian Kelapa Muda, Parut 
19 biji Kurma Hijra atau sesuai selera, potong kecil-kecil 
150ml Air 

Untuk Bahan Mandian: 


Santan Kental dari ½ Bagian Kelapa Tua yang diperas dengan 150ml Air (Beri garam secukupnya) 

Cara Membuat: 
  • Bahan Lepat: 
Campur tepung serta garam secara merata, kemudian masukan air sedikit demi sedikit hingga adonan kalis dan dapat dibentuk bulat.

  • Isian: 
Panaskan 150ml air kemudian masukan kurma dan masak sebentar sampai menyatu dengan air, kemudian masukan kelapa parut. Aduk terus hingga airnya meresap pada kelapa parut. Angkat dan sisihkan. 

  • Proses Pembuatan:
Ambil bahan lepat, kira-kira satu sendok makan kemudian bentuk bulat dan buat bolongan di tengahnya lalu masukan bahan isian. 
Bentuk bulat kembali, kemudian masukan ke bahan mandian sebentar. Angkat lalu bungkus dengan daun pisang yang sudah dicuci dan dilayu. 
Kukus lepat selama ± 30 menit. Angkat. 


Oiya, daun pisangnya setelah dicuci ada baiknya dilayu di atas api kecil, karena kalau tidak dilayu daun pisangnya bisa pecah-pecah saat membungkus lepat. 
Selamat mencoba!

Sabtu, 04 Januari 2020

Gulai Pakis Udang


Halo sobat Mamahkenyang(dot)com, jumpa lagi dengan Saya yang sudah terlalu lama nggak posting makanan ataupun masakan di blog ini #maklumsoksibuk 🤭, namun kali ini Saya akan membahas masakan sederhana yang bisa kalian praktek membuatnya di rumah, tentunya dengan bahan Sayur Paku atau biasa dikenal dengan Sayur Pakis. Dan, tentu saja dengan campuran udang.

Tapi, By the way teman-teman udah tahu belum apa manfaat dari mengkonsumsi Sayur Paku/ Pakis ini? Okeh, sebelum masuk ke cara memasaknya ala Saya, ada info yang perlu teman-teman tahu.

Manfaat Mengkonsumsi Sayur Paku/ Pakis

Diantara teman-teman mungkin sudah ada yang tahu apa aja manfaat dari mengkonsumsi Sayur Pakis, buat yang belum tahu, semoga informasi ini bermanfaat. Tumbuhan Paku/ Pakis terdiri dari dua jenis warna daun, yakni Hijau dan Merah. Namun, yang sering dimanfaatkan sebagai sayuran oleh masyarakat yakni pucuk muda Pakis Hijau.

Tanaman Paku ini biasanya ada di tepi sungai, dekat sawah. Namun, sudah ada dijual di pasar dengan harga yang relatif murah. Berkisar Rp. 3000 hingga Rp. 6000 saja untuk satu ikatnya, untuk idealnya masak pakis minimal 2 ikat, sebab setelah masakan matang Pakisnya akan menyusut. Tidak hanya enak untuk dimakan, Pakis ini juga memiliki manfaat untuk kesehatan sebagaimana yang Saya kutip dari http://idntimes.com, berikut:

Mengandung Vitamin A
Sebagaimana yang kita ketahui, jika Vitamin A sangat bermanfaat untuk kesehatan mata, dapat menjaga daya tahan, imunitas tubuh dan lainnya. Nah, dengan mengkonsumsi 100 gram sayur Pakis, berarti kita telah menyumbangkan kira-kira 120 persen kebutuhan vitamin A ke dalam tubuh.

Mengandung Vitamin B Komplek
Jenis vitamin B yang terdapat pada sayuran pakis yakni vitamin B komplek (B1, B2, B3, B5 dan lainnya), bermanfaat untuk membantu proses pembentukan sel darah merah, pengoptimalan fungsi otak, pembelahan sel serta pembentukan jaringan tubuh.

Mengandung Vitamin C
Perlu diketahui, jika sayur Pakis juga menyimpan kandungan vitamin C di dalamnya. Sehingga, dengan mengkonsumsi Sayur Pakis, dapat membantu menangkal radikal bebas sehingga tubuh terlindungi dari beragam virus jahat dan juga sebagai zat antioksidan. 

Mengandung Flavonoid
Manfaat dari kandungan Flavonoid yakni sebagai antioksidan, efektif mengatasi diare, pencegahan penuaan dini, juga dapat menghindari trombus atau proses pembekuan darah. Flavonoid ini merupakan senyawa yang berfungsi untuk melakukan konversi Vitamin A.

Mengandung Kalium
Perlu diketahui, jika setiap 100 gram sayur Pakis memberikan sekitar 7 persen kebutuhan Kalium tubuh dalam satu hari, serta dapat menurunkan tekanan darah tinggi, dapat merileksasikan detak jantung yang berlebihan, serta membantu proses penguatan tulang.

Mengandung Kalsium dan Fosfor
100gram Sayur Pakis ternyata dapat menyumbangkan cukup banyak Kalsium dan Fosfor yang dibutuhkan oleh tubuh. Tentu saja sangat baik untuk memperkuat serta menjaga kesehatan tulang hingga memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh tulang.

Nah, itulah beberapa informasi dan manfaat mengkonsumsi Sayur Pakis. Next, Kita lanjut ke cara masak ala Saya.

Gulai Pakis Udang


Bahan:
  • 2 ikat (berukuran sedang) Sayur Paku/ Pakis.
  • ¼ Kg udang (Boleh udang yang berukuran sedang maupun kecil, sesuaikan dengan selera). 
  • ½ butir kelapa parut 

Bumbu:
  • ½ Ruas ibu jari, kunyit
  • 4 Siung bawang merah 
  • 1 Siung bawang putih
  • 1 ruas Laos
  • ½ ruas jahe
  • 20 buah Cabai merah atau sesuai selera
  • Serai, digeprek
  • 2 lembar Daun salam


Semua bumbu dihaluskan kecuali Serai dan Daun Salam.

Cara Memasak:
  1. Cuci bersih Sayur Pakis yang sudah dipotong-potong.
  2. Masukan santan 800-900 ml (sesuaikan dengan selera, jika suka berkuah) ke dalam kuali, kemudian masukan semua bumbu dan udang yang telah dibersihkan. Aduk rata. 
  3. Masak pada api sedang, aduk terus agar santan tidak pecah.
  4. Kemudian masukkan Sayur Paku, aduk kembali. Masak hingga mendidih, aduk sesekali. 
  5. Kecilkan api, biarkan sebentar.

Angkat dan hidangkan.
Selamat memasak!

Jumat, 07 Juni 2019

Berburu Kuliner Saat Lebaran di Jakarta Fair


Libur lebaran bersama keluarga tentunya akan semakin berkesan jika dilengkapi dengan menikmati berbagai hiburan di Jakarta Fair Kemayoran, apalagi bila sekalian berburu kuliner dan nonton konser musik, pastinya akan menjadi pengalaman yang menyenangkan. 

Beberapa hari lalu, Saya dan suami beserta teman-teman sudah janjian untuk datang ke Jakarta Fair (JFK) 2019. Sebab, momen seperti ini tentunya jarang terjadi dan JFK juga berlangsung sekali dalam setahun. Sayang jika dilewatkan. Di Jakarta Fair 2019, kami dapat hunting kuliner dengan banyak varian yang bisa dipilih sesuai selera, mulai dari streetfood, jajanan kekinian hingga kuliner nusantara pun tersedia. Yang penting suka dan cukup budgetnya. Namun, tentu saja kami tidak perlu khawatir, sebab jauh-jauh hari sebelum berburu kuliner segala persiapan telah dilakukan, termasuk menyiapkan budget. Hehe… 




Serunya Mengunjungi Jakarta Fair 

Kunjungan ke Jakarta Fair Kemayoran 2019 dijamin nyaman deh, karena di JFK semua fasilitas pendukung telah disiapkan, mulai dari ATM, musala ataupun masjid, nursery room, toilet yang bersih, pusat informasi dan masih banyak Lainnya yang siap memanjakan pengunjung. 



Saat berkunjung ke Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2019, kita tidak hanya bisa belanja dengan diskon yang menggiurkan dan menikmati hiburan saja, akan tetapi kita pun juga bisa ikutan berbagi berkah dengan sesama, yakni dengan mendonorkan darah. Sebab, Jakarta Fair telah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menggelar donor darah demi menambah stok kantung darah yang pastinya sangat berguna bagi yg membutuhkan. Keren yaa!! Nah, buat pengunjung yang ingin mendonorkan darahnya bisa langsung datang ke HALL B1 JIEXPO. Nantinya disana akan ada petugas yang membantu. Dan, yang nggak kalah menariknya lagi, 50 pendonor pertama akan mendapatkan hadiah menarik lho. Waw!! 

Yang lebih serunya lagi, di Area Pasar Malam ada salah satu tempat favorit buat selfie dan eksis dan tentunya bertabur lampu hias serta desain colorful yang bikin spot ini menjadi incaran para pengunjung hanha buat foto-foto lho. Mantul kaaaan!! Selain foto-foto, pengunjung juga bisa nongkrong sembari menyantap dan menikmati kuliner kekinian, bermain di Wahana Virtual Reality, masuk Rumah Hantu dan masih banyak keseruan lainnya! 


Nah, buat temen-temen yang suka dengan Bakpia Kukus Khas Jogja, kalian nggak perlu jauh-jauh ke Jogja lagi, sebab Bakpia Kukus Tugu Jogja Tersebut bisa dibeli di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) loh! Dan bisa langsung diborong dengan datang langsung ke Jakarta Fair 2019, yang tentunya dibuka pada hari tertentu mulai pukul 15.30 hingga 22.00 WIB! 

Saat mengunjungi Jakarta Fair 2019 ketika Ramadhan, saya melihat ada banyak pilihan menu buka puasa, seperti Angry Chicken yang menawarkan menu ayam super crispy yang bikin siapapun ketagihan. Karena, hanya dengan sekali gigit pun rasanya pengen dan pengen lagi. Ngiler ya jadinya! Yang nggak kalah menariknya, pembeli juga bisa memilih level pedas Angry Chicken sesuai selera loh! 

Diantara teman-teman pasti bertanya-tanya, apa sih keunikan kuliner Angry Chicken ini? Tentu saja keunikannya karena mereka menyediakan menu ayam dengan paket berbeda-beda, diantaranya ada Chicken Popcorn, Chicken Wings & French Fries. Saya mupeng banget dengan Chicken Popcorn. Makan Popcorn sih sudah biasa ya, namun kalau Chicken PopCorn apa rasanya yaaa. 

Tidak hanya menyediakan paket yang berbeda saja, pembeli pun juga bisa mendapatkan promo Buy 1 Get 1 untuk menu paket yang sama di booth Angry Chicken di area open space dekat Hall D1 JIEXPO. Dan, promo ini berlaku Weekdays pukul 16.00-17.00 WIB dan Weekend 14.00-17.00 WIB. Buat yang baru pertama mengunjungi JFK 2019, mereka bisa cek info HTM, jadwal acara dan konser di www.jakartafair.co.id atau dengan men-0download mobile aplikasi Jakarta Fair! 



Bagaimana? Seru ya, Guys!! So Pasti! Dan, buat yang ingin seseruan, bisa banget ke Jakarta Fair Kemayoran yang akan berlangsung selama 40 hari, yakni dimulai sejak tanggal 22 Mei hingga 30 Juni 2019. Selamat menikmati momen indah bersama keluarga tercinta.

Kamis, 03 Januari 2019

Menjelajahi Cagar Budaya Bengkulu

Menjelajahi Cagar Budaya Bengkulu

Hallo, apa kabar liburannya? Pasti dengan cerita yang berbeda-beda, ya kan? Atau mungkin, ada yang liburannya diisi dengan menjelajahi wisata budaya. 

Nah, kali ini saya akan share mengenai beberapa cagar budaya yang ada di Bengkulu. Mana tahu suatu saat teman-teman sedang traveling ke Bengkulu. Dan, kalau sempat, mampirlah ke rumahku, hehe ....  

Terakhir saya ke cagar budaya yang ada di Bengkulu sekitar tahun 2012an, hingga setelah menikah di tahun 2014 sampai sekarang saya belum pernah lagi ke cagar budaya karena ikut suami merantau. Semoga di tahun 2019 ini terwujud untuk bisa mengunjunginya satu persatu. Aamiin. 

Sekilas Tentang Bengkulu 

Bengkulu merupakan sebuah provinsi dengan ibukota Bengkulu, yang mendiami wilayah Indonesia bagian barat daya Pulau Sumatera. Dan, tentunya terkenal dengan berbagai destinasi wisatanya, salah satunya adalah cagar budaya. 

Agar cagar budaya yang ada di Bengkulu tetap terjaga kelestariannya, tentu saja diperlukan strategi matang dalam mengoptimalkan cagar budaya tersebut, agar generasi berikutnya masih bisa mengetahui sejarah panjang terbentuknya cagar budaya, tentunya melalui bangunan bersejarah yang ada. 

Nah, buat teman-teman yang belum familiar dengan Cagar Budaya yang ada di Bengkulu, berikut ulasannya. 

  • 1. Benteng Marlborough. 

Menjelajahi Cagar Budaya Bengkulu

Merupakan sebuah Benteng yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani ini merupakan saksi sejarah peninggalan Inggris di Bengkulu, didirikan tahun 1714-1719 oleh Gubernur Joseph. Tempatnya sangat menarik sebab berada di atas bukit buatan, posisinya menghadap ke arah kota Bengkulu dan memunggungi Samudera Hindia. 

  • 2. Rumah Pengasingan Bung Karno. 

Menjelajahi Cagar Budaya Bengkulu

Sesuai namanya, dulu bangunan tersebut menjadi tempat mantan Presiden Ir. Soekarno diasingkan oleh penjajah, yang kemudian menjadi destinasi populer yang paling ramai dan sukses menarik perhatian pengunjung. Kondisinya masih terawat baik dan asli. Letaknya di Anggut Atas, Bengkulu. 

  • 3. Masjid Jamik Soekarno. 

Menjelajahi Cagar Budaya Bengkulu

Masjid ini cukup terkenal sebab pendirinya Bapak Soekarno. Dibangun saat di pengasingan dulu pada tahun 1940. Desainnya bergaya Eropa dan langsung dirancang sendiri oleh beliau yang telah mengantongi gelar arsitektur. Letaknya tepat di jantung kota Bengkulu, yaitu di Jalan Soeprapto Kelurahan Pengantungan Gading Cempaka Provinsi Bengkulu. 

  • 4. Tugu Thomas Parr. 

Menjelajahi Cagar Budaya Bengkulu

Tugu Thomas Parr merupakan saksi bisu kekejaman penjajahan Inggris sekitar tahun1807. Didirikan untuk memperingati kematian seorang Residen Bengkulu bernama Thomas Parr yang dibunuh orang Bugis, karena tak menyenangi keberadaannya. Lokasinya berada di pusat alun-alun Bengkulu. 

  • 5. Bungker Jepang Bengkulu. 

Menjelajahi Cagar Budaya Bengkulu

Terletak di Pulau Enggano yang merupakan pulau kecil yang mendiami kecamatan Bengkulu Utara provinsi Bengkulu. Pada zaman tersebut Bunker Jepang digunakan sebagai tempat pengintaian, mengantisipasi musuh ketika datang menyerang. Lokasinya ada dua, yaitu di desa Apoho dan desa Malakoni. 

‘’Setengah Abad Bengkulu Emas’’, memang nggak salah jika dicanangkan gubernur Rohidin Mersyah, sebab telah mengalami perubahan di sana. Upaya pemerintah yang gencar meningkatkan pembangunan serta pemeliharan tempat-tempat sejarah, patut diacungi jempol. Semua matang dipersiapkan, tentunya guna menyambut visit 2020 Wonderffull Bengkulu di bidang pariwisata. 

Jadi bila suatu saat teman-teman datang berkunjung ke Bengkulu, dan mengunjungi semua cagar budaya tersebut, tentunya benar-benar sudah menjadi lokasi wisata yang nyaman untuk dikunjungi. Pokoknya benar-benar menarik deh!

Jumat, 14 Desember 2018

Manjakan Lidah Dengan So Good Spicy Chiken Strip


Hallo Moms, bagaimana menunya hari ini? Pernah nggak sih Moms bingung mau masak apaan? Kalau saya pernah. Dan, kadang kala saya nggak sempet masak 😁.

BTW, kalau ngomong soal menu, tentunya soal makanan dan yang terbayang oleh kita adalah makanan lezat nan menggoda selera. Oiya, Moms, beberapa hari lalu saya mencoba sebuah produk keluaran terbaru dari So Good loh, yakni So Good Spicy Chiken Strip

Awalnya sih karena penasaran melihat teman-teman yang sudah nyobain, katanya So Good varian terbaru ini berasa pedas. Saya sempat berpikir, masa iya sih ada yang pedas? Atau jangan-jangan yang dimaksud teman saya itu sambel yang dipakai buat dicocol ke So Good. Namun, setelah saya coba sendiri, ternyata So Good Spicy Chicken Strip ini emang ada rasa pedasnya, padahal saat dimasak saya hanya menggoreng tanpa memberi bumbu apalagi cabai. 




So Good Spicy Chicken Strip. 

Kelezatan dari So Good Spicy Chiken Strip, memang sudah nggak diragukan lagi. Selain cara memasaknya yang praktis, rasa gurih dan enaknya pun teruji. Bahkan, siapapun dapat dengan mudah memasaknya. Cukup digoreng beberapa menit, jadi deh! Dan, nggak hanya itu saja, So Good Spicy Chicken Strip juga bisa dibuat menjadi camilan bersama daun selada dan saus mayones, atau dimakan langsung bersama nasi hangat, sudah sangat nikmat rasa dari So Good Spicy Chiken Strip ini. Kalau saya sih biasanya hanya digoreng biasa karena praktis. 


Informasi Nilai Gizi:

  • Takaran saji : 100 gram
  • Jumlah persajian kemasan : 2.5 
  • Jumlah Energi Persajian 
  • Energi total : 250 kkal 
  • Energi dari lemak : 140 kkal 
  • Kandungan Lemak Total 16 g/24% 
  • Protein 13g/21% 
  • Karbohidrat 15g/4% 
  • Natrium/Sodium 500 mg/33%


Daging ayamnya yang juicy, terasa banget luar biasa enaknya. Tapi apa benar So Good Spicy Chiken Spicy Strip, hanya bisa dimakan atau diolah dengan cara itu saja? Tentu jawabannya tidak dong! Kita bisa membuat olahan sekreatif mungkin, bisa juga kok disatukan terhadap olahan lain, seperti berikut ini! Namanya Burger Roti isi So Good Spicy Chiken Strip. 

Nah, kudapan tersebut yang biasanya berisi daging cincang atau ayam, kita bisa ganti dengan isian So Good Spicy Chiken Strip ya. Cara membuatnya terbilang mudah. Mau tau caranya seperti apa? Yuk, silakan ikuti! 


Burger Roti Isi So Good Spicy Shiken Strip 

Bahan-bahan: 

  • 3 tangkup roti burger 
  • 250 gram So Good Spicy Chiken Strip  
  • Saus mayones no spicy 
  • Saus tomat 
  • Saus sambal bila suka 
  • Daun selada 
  • 3 butir telur 
  • 2 buah tomat 
  • 1 buah mentimun
  • Beberapa lembar daun selada 
  • 3 lembar keju 
  • Mentega dan minyak secukupnya 

Cara membuat: 

  • Panaskan sedikit minyak, lalu buat telur ceplok (sisihkan). 
  • Goreng So Good Spicy Chiken Strip hingga matang, kemudian potong hingga beberapa bagian.  
  • Panggang roti burger dalam mentega yang telah dilelehkan terlebih dahulu, bolak-balik hingga matang sempurna. 
  • Kupas mentimun kemudian iris tipis, begitu juga tomat. 

Cara menyajikan: 

  • Ambil setangkup roti, olesi saus mayones beri beberapa potongan So Good Spicy Chiken Strip.
  • Atur rata bahan lainnya sedemikan rupa sehingga rapi. 
  • Kemudian beri saus tomat dan daun selada. 
  • Selanjutnya olesi lagi dengan saus tomat/sambal, beri potongan tomat, telur ceplok, setelah itu mentimun, kemudian So Good Spicy Chiken Strip, terakhir keju slice. 
  • Tutupkan lagi roti burger di atasnya, olesi dengan saus mayones, saus sambal atau tomat. Sajikan segera! 

Nah, mudah bukan cara membuatnya. Kudapan tersebut juga layak dijadikan bekal pergi ke tempat berkerja, kuliah ataupun ke sekolah bagi si kecil. Hanya saja tak perlu diberi saus sambal ya, sebab So Good Spicy Chiken Strip sudah berasa pedas. Selain itu sudah Halal. 

Jumat, 05 Oktober 2018

Likurai, Pariwisata Indonesia nan Istimewa


Pariwisata, merupakan salah satu yang bisa diwariskan ke anak cucu nantinya, perlu dijaga dan dilestarikan agar mereka dapat menikmati indahnya alam pariwisata. 

Ngomong-ngomong soal Pariwisata, lokasi yang satu ini tentunya nggak kalah menarik, yakni Bukit Fulan Fehan - Nusa Tenggara Timur. Festival yang telah berlangsung sejak tanggal 4 hingga 7 Oktober 2018 ini mengundang kekaguman setiap yang menyaksikannya. Sebab, ada ribuan penari Likurai yang menjadi ikon perhatian masyarakat yang menyaksikannya. Acara tersebut berlangsung tentunya dikarenakan Bukit Fulan Fehan, Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) dipercaya menjadi tuan rumah dalam festival Likurai Timur 2018.

Yang nggak kalah menarik dan membuat warga berbondong-bondong untuk menghadiri acara festival tersebut karena hadirnya Mentri Pariwisata, Bapak Arief Yahya. Pada tahun ini Festival Likurai Timor 2018 masuk dalam agenda pariwisata Nasional, sungguh menjadi pencapaian yang luar biasa dan menggemberikan. Ada beragam kesenian dan budaya yang disajikan dalam rangkaian acara tersebut, salah satunya adalah tari kolosal khas Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). 



Meskipun wilayah tersebut berada di perbatasan, namun festival budaya ini juga melibatkan penari Likurai dari Timor Leste. Dalam kesempatannya, Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik inisiatif dari pemerintah daerah Belu yang menjadikan Festival Likurai tersebut sebagai acara lintas batas. 
 "Kunci untuk menarik Negara tetangga ialah terletak pada seni dan budaya, selain itu juga pada musik dan kulinernya. Orang-orang dari Timor Leste tentu saja dapat mengajukan permohonan visa bebas untuk memasuki Indonesia dan bahkan menggunakan mata uang mereka sendiri untuk berbelanja di sini. Hal lain yang penting adalah bagi pemerintah daerah, gubernur, walikota dan bupati agar dapat berkomitmen untuk menjaga akses, akomodasi dan ketertarikan di wilayahnya," ujar Menpar Arief Yahya, pada Selasa, 2 Oktober 2018. 

Pesona Festival Likurai. 

Festival Likurai merupakan pesta tarian perang yang berasal dari masyarakat pulau Timor, khususnya mereka yang tinggal di Kabupaten Belu. 

Tarian tersebut pada hakikatnya menggambarkan pertarungan penduduk setempat untuk mengusir penjajah selama masa penjajahan. Dalam hal ini, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu menyampaikan jika festival ini digelar persis di perbatasan Indonesia dan Timor Leste. 

Pada acara puncak kegiatan Festival Fulan Fehan, turut juga menampilkan ribuan penari Likurai di obyek wisata alam Fulan Fehan yang berlokasi di lembah, tepatnya di kaki Gunung Lakaan. 
 "Itu tentu sesuatu yang membanggakan buat kita. Bahwa seni budaya NTT khususnya tarian Likurai, masuk dalam agenda pariwisata Nasional," ujar Marius. 

Ia juga mengatakan jika Festival Likurai Timor 2018 diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan seni dan budaya tradisional Indonesia. Selain itu, untuk mendorong pariwisata daerah Kabupaten Belu. Pada tahun lalu, ada sebanyak 6.000 penari melakukan tarian Likurai di Bukit Fulan Fehan dan berhasil memecahkan rekor MURI untuk jumlah penari tradisional terbanyak. Tentunya menjadi kebangaan tersendiri bagi masyarakat NTT dan sekitarnya. Dan, untuk tahun ini rekor tersebut akan dipecahkan sendiri. 
 "Prestasi tersebut mampu mengangkat seni dan budaya tradisional Indonesia dan layak disaksikan oleh wisatawan. Tahun ini penarinya disiapkan lebih banyak lagi," terangnya lagi. 

 Sekadar informasi, jika Tarian Likurai ini pertama kali dilakukan untuk menyambut pahlawan desa yang pulang dari perang. Dimana pada berabad-abad yang lalu, ada tradisi pemancungan musuh di Belu. Dan, tarian tersebut hanya akan dilakukan untuk merayakan kemenangan mereka. Selain itu, Tarian Likurai ini juga dimaksudkan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dan kebahagiaan mereka karena pahlawan mereka pulang dengan selamat. 

Sejak Hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia, tradisi pemancungan tersebut ditiadakan. Akan tetapi, penduduk desa Belu tetap melestarikan tarian Likurai dan melakukannya dalam rangka untuk menyambut tamu mereka. Hingga saat ini, Tarian Likurai sering dilakukan saat menyambut para tamu VIP, selama upacara adat atau selama festival budaya. Yang mana tarian ini biasanya dilakukan oleh penari pria dengan pedang, sedangkan penari wanita akan menggunakan tihar atau drum kecil. 



PLT Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemepar Ni Wayan Giri Adnyani menyampaikan, jika event Nasional ini akan meningkatkan pariwisata dan ekonomi kreatif NTT. Selain itu, budayanya juga diperkenalkan kepada publik nasional dan internasional. 
 "Ini kesempatan kita untuk menunjukkan kepada dunia, bahwa kita sangat mampu menggelar sejumlah kegiatan akbar di perbatasan. Dan tentu saja dengan festival seperti ini akan membuat perekonomian masyarakat sekitar juga turut bergerak" ujar Giri didampingi Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional III Ricky Fauzi. 
 Giri melanjutkan, jika pariwisata juga sebagai pintu masuk untuk dapat membuat para investor agar menanamkan modal di NTT. 
"Sudah terbukti dengan banyaknya investor yang telah menanamkan modalnya di NTT. Ini harus terus dikembangkan karena perbatasan adalah peluang besar mendatangkan wisman," pungkasnya. 

Bagaimana? Sudah mupeng buat ke Festival Likurai Timor?? Siap-siap aja mulai dari sekarang agar pada festival berikutnya bisa ajak seluruh keluarga tercinta!

Sumber Foto: ist. 

Sabtu, 18 Agustus 2018

Gulai Bawal Jengkol.


Ngomong soal makanan, pastinya takkan habis untuk dituangkan ke dalam tulisan, beragam masakan hasil berekaperimen di dapur setiap harinya tentu saja dapat dituangkan ke dalam tulisan. Kali ini, saya akan berbagi resep memasak ikan Bawal dicampur jengkol. 

Oiya, ngomong-ngomong soal jengkol, pasti deh ada sebagian yang tidak menyukai buah yang identik dengan bau menyengatnya ini. Bahkan saking menyengatnya, beberapa orang lebih memilih untuk tidak mengkonsumsinya. Padahal, berdasarkan hasil beberapa penelitian membongkar sebuah fakta mengenai jengkol, ternyata jengkol ini mengandung fosfor dan kalsium yang dapat mencegah osteoporosis atau kerapuhan pada tulang. Selain itu, manfaat lainnya dari mengkonsumsi jengkol yakni sebagai antioksidan untuk mencegah berbagai macam penyakit. Tuh kan, ternyata bagus buat dikonsumsi, asal jangan terlalu banyak, sebab pernah ada kejadian keracunanan jengkol, dimana hal itu pernah dialami oleh adik teman saya.



Yuk, langsung kita sulap menjadi gulai yang menggugah selera. Untuk jengkol, sebelum menjadi bahan campuran, biasanya jengkol saya rebus terlebih dulu, dengan tujuan agar jengkol menjadi lebih lunak. Apalagi jika jengkolnya buat disambal, tentunya agar tidak keras, saya rebus terlebih dulu dong jengkolnya. 

Bawal Gulai Jengkol.

Bahan:

  • Ikan Bawal 4 ekor, potong dua dan cuci bersih.
  • Jengkol seperempat, cuci lalu rebus.

Bumbu:

  • Cabai merah 20 biji atau sesuai selera.
  • Satu ruas jari laos.
  • Setengah ruas jari kunyit.
  • Satu ruas jari jahe.
  • 6 siung bawang merah, iris.
  • Daun salam 2 lembar.
  • Daun jeruk 2 lembar.
  • Santan instan 65 ml.
  • Minyak goreng 5 sendok makan. (semua bumbu digiling kecuali bawang merah, daun salam, daun jeruk dan minyak goreng)
  • Air 500 ml.

Cara Memasak:

  • Goreng bawang merah, lalu masukkan semua bumbu halus, tumis hingga harum.
  • Masukkan ikan Bawal, diamkan hingga beberapa menit atau kira-kira bumbu meresap.
  • Masukkan air dan jengkol yang sebelumnya sudah direbus dan dibuang kulitnya.
  • Masak hingga matang.


Daaaan, taraaaa! Masakan sudah siap dihidangkan dan selamat menikmati bersama keluarga tercinta.

Warning! Jangan lupa masak nasinya yang banyak, sebab Ikan Bawal Gulai Jengkol ini bisa menyebabkan selera makan yang berlebihan, apalagi kalau makannya bareng-bareng satu keluarga besar, jangan sampai lagi enak makan eh nasinya kuran, wkwkwkw.